Ternyata Kisah Ini Pernah Ada di Eropa Zaman Kegelapan

Eropa pada zaman dulu pernah mengalami masa masa kegelapan yang sangat mengerikan, yaitu pada era abad pertengahan dan juga sebelumnya. Secara umum, pada zaman kegelapan di tanah Eropa sudah terjadi pada tahun 500 hingga tahun 1000 masehi. Namun, jika ditarik garis waktu yang lebih luas lagi, pada zaman kegelapan Eropa terjadi pada tahun 300 hingga 1400-an Masehi. Nah dalam era kegelapan tersebut, ada beberapa kisah yang sangat menyeramkan yang sudah tercatat dalam sejarah dunia. Apakah kalian penasaran dengan kisah kisah yang sangat menyeramkan pada zaman kegelapannya Eropa? Berikut ini adalah kisah dari zaman kegelapan yang ada di Eropa.

Penyakit Dianggap Kutukan dan Gangguan Supernatural

Sebenarnya sudah ada pengobatan dan juga sebuah metode untuk menyembuhkan penyakit yang diderita orang orang Eropa pada masa kegelapan, metode medis yang digunakan oleh tabib di Eropa pada zaman itu sebenarnya sudah sangat bagus tetapi banyak orang yang mengatakan penyakit yang diderita orang-orang Eropa pada zaman kegelapan adalah sebuah kutukan dari roh roh jahat.  Namun, kebanyakan masyarakat Eropa di zaman tersebut akan dengan mudah percaya dengan hal-hal di luar nalar dan logika. Mereka akan menganggap penyakit-penyakit berat yang tak terobati adalah hasil dari kutukan atau ilmu hitam.

Ditulis dalam laman Medical News Today, keilmuan medis dan kedokteran di era gelap Eropa memang belum maju dan orang-orang akan lebih percaya pada hal-hal di luar kaidah ilmiah. Itu sebabnya, ada banyak penyakit yang tak dapat ditangani dengan baik meskipun sudah ditangani oleh tabib berpengalaman. Pada zaman kegelapan, harapan hidup orang-orang desa di Eropa hanya mencapai 35 tahun. Bahkan, menurut statistik, ada 1 kematian bayi dari 5 kelahiran yang terjadi di Eropa Barat saat itu. Jangan harap ada layanan kesehatan di zaman itu. Sangat jarang ada orang yang merasakan bangku sekolah sehingga pola pikir mereka terbelakang.

Isu Adanya Vampir dan Manusia Serigala Hal yang Lumrah

Vampir atau juga vampire makhluk mitos yang disebut sering sekali menghisap darah manusia. Konon katanya, vampir merupakan makhluk yang abadi, begitu juga dengan manusia serigala yang sama-sama dianggap sebagai makhluk mitos dan dipercaya oleh orang-orang Eropa zaman dulu.

Sebetulnya, mitos mengenai drakula atau vampir lebih heboh terdengar pada 1400-an akibat kekejaman raja bernama Vlad Sang Penyula asal Rumania yang memiliki metode sadis dalam menghabisi musuh-musuhnya. Namun, jauh sebelum itu, kepercayaan masyarakat Eropa terhadap makhluk mitos tersebut sudah ada pada awal-awal abad pertengahan. Jika vampir digambarkan sebagai penghisap darah, manusia serigala digambarkan sebagai sosok buas yang akan memangsa manusia hidup-hidup. Mungkin sosok tersebut mirip dengan sosok manusia serigala yang sering muncul di film-film horor Hollywood. Vampir dan manusia serigala, bagaimanapun konyolnya mereka, nyatanya mereka pernah menghiasi tanah Eropa di zaman kegelapan hingga abad pertengahan.

Peperangan yang Tiada Hentinya

Sama seperti bangsa-bangsa yang lainnya yang melakukan peperangan juga, Eropa di zaman kegelapan juga mengalami banyak sekali peperangan yang juga menghabiskan sumber daya masyarakatnya. Bahkan kemiskinan adalah hal yang sangat biasa yang selalu tampak di Eropa pada zaman dahulu. Peperangan yang terjadi akibat dari sebuah konflik perang saudara dan juga akibat dari invasi bangsa luar.

Negara-negara, seperti Inggris, Prancis, Austria, Italia, dan Jerman sudah melakukan banyak peperangan sejak zaman dulu. Bahkan, menurut laman English Heritage, Inggris merupakan salah satu negara Eropa yang paling sering melakukan peperangan di Eropa. Dari generasi ke generasi, kerajaan Inggris sudah terbiasa dengan peperangan, baik itu dengan negara tetangga maupun dengan negara asing. Perang-perang besar di zaman kegelapan dan abad pertengahan yang tercatat dalam sejarah adalah Perang Salib, Pertempuran Heldaler, perang sipil di Kerajaan Georgia, konflik Inggris/Prancis, dan beberapa pemberontakan besar yang pernah terjadi di kerajaan Inggris.

Hukum dan Eksekusi Sadis Bagi Orang Sesat atau Murtad

Bagi orang-orang yang dituduh sebagai orang yang sesat atau orang murtad dan memiliki ilmu gaib, mereka siapa saja akan diberikan hukuman yang sangat sadis atau juga akan dieksekusi secara sadis yaitu hukuman mati yang biasanya akan dibakar hidup-hidup, hal ini dicatat dalam history. Hukuman jenis ini biasanya akan dipraktikan di Eropa sudah sejak zaman kegelapan hingga zaman abad pertengahan.

Inggris dan Prancis merupakan negara di Eropa yang di abad pertengahan sangat sering menerapkan hukuman di tengah-tengah publik. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera dan ketakutan masyarakat terhadap kerajaan dan pemimpin keagamaan yang berpengaruh. Selain dibakar hidup-hidup, terdakwa pada saat itu juga bisa digantung, dipenggal, direbus hidup-hidup, bahkan dihancurkan hingga tubuh terpotong menjadi beberapa bagian. Eksekusi-eksekusi sadis tersebut merupakan hal lumrah dan dijadikan cara untuk menekan tingkat kriminalitas.

Perburuan Penyihir Besar-besaran

Penyihir adalah salah satu tokoh mitos yang paling sering diburu di tanah Eropa. Faktanya, perburuan para penyihir yang pernah terjadi di Eropa telah menelan ratusan ribu korban jiwa. Era takhayul dan anggapan adanya penyihir memang sempat tumbuh subur di Eropa Barat pada tahun 1000 hingga 1500 Masehi, seperti ditulis dalam laman Oxford Bibliographies.

Ada banyak penyakit dan nasib sial yang selalu dihubungkan dengan keberadaan penyihir di kota tersebut. Pihak pengadilan pada saat itu mayoritas masih bersifat puritan telah menjadi garda terdepan bagi penerapan hukuman dan eksekusi kejam kepada siapa saja yang dianggap penyihir atau penguasa ilmu sihir. Bahkan, nasib ilmuwan yang hidup di zaman kegelapan juga tak kalah menyedihkan. Pasalnya, pemikiran mereka yang mengandalkan nalar dan logika sering kali dianggap sesat dan tabu bagi mayoritas publik Eropa. Tidak jarang, mereka juga kerap sekali menjadi tertuduh sebagai seorang penyihir dan harus mendapatkan eksekusi yang seharusnya tidak mereka dapatkan.

Arizona : Skinwalkers

Skinwalker adalah mitos dan legenda penduduk asli Amerika. Makhluk ini berasal dari legenda Navajo, mereka disebut sebagai jenis penyihir jahat yang memiliki kemampuan untuk mengubah dirinya menjadi semua jenis hewan yang diinginkan. Setelah menyamar sebagai binatang, Skin-Walker menggunakan ini untuk menipu orang sehingga bisa menyerang mereka. Seperti kisah-kisah lain dari orang-orang Navajo, detail persis tentang Skinwalkers adalah sesuatu yang banyak orang Navajo enggan menceritakannya dengan orang-orang non-Navajo, karena kisahnya sangat dekat dengan budaya mereka. Tetapi yang terpenting dari para Skinwalkers ini adalah, mereka sangat menyeramkan.

Begitulah kisah kisah yang sangat menyeramkan yang ada di Eropa pada zaman kegelapan banyak orang yang masih merinding jika membaca cerita cerita yang sangat menyeramkan pada zaman kegelapan yang ada di Eropa ini dan juga ada yang beranggapan ini hanyalah sebuah cerita masa lalu karena kejadian ini sudah terjadi sudah lama sekali dan juga banyak yang percaya akan cerita tersebut. Sama hal nya dengan sejarah dunia zaman kegelapan yang ada di Eropa pun juga sebuah sejarah yang ada di negara tersebut.