Dia de Los Muertos Festival Hari Kematian di Meksiko

Dia de Muertos adalah sebuah perayaan terkenal yang ada di Meksiko. Jika diterjemahkan Dia de Muertos yang berarti adalah harinya orang mati. Perayaan Dia de Muertos ini hampir mirip dengan perayaan Halloween yang dirayakan dengan mengenakan pesta kostum. Kebanyakan yang dipakai dalam acara ini adalah tengkorak. Festival ini juga menjadi salah satu inspirasi dari film kartun animasi Coco yang digarap Walt Disney.

Dia de Los Muertos Festival Hari Kematian di Meksiko

Dia de Muertos adalah festival yang dirayakan selama tiga hari dan umumnya akan dilakukan pada tanggal 31 Oktober. Perayaan yang sangat spiritual dan jiga kultura ini menyimpan banyak sekali info serta paham yang menarik. Dalam artikel ini, akan membahas beberapa fakta menarik tentang perayaan Dia De Muertos. Berikut ini adalah beberapa info terkait perayaan Dia de Muertos yang sudah kami rangkum.

Memiliki karakter ikonik

Jika ke Meksiko dan anda sedang datang saat perayaan ini berlangsung, maka anda akan melihat ada satu tokoh tengkorak perempuan. Nama tokoh tersebut adalah La Calavera Catrina atau si tengkorak yang elegan. Karakter ini adalah sebuah karakter yang diciptakan oleh Jose Guadalupe Posada di sekitar tahun 1910 yang mana karakter ini memiliki sebuah pesan kritik terhadap pemerintahan mexico yang korup. Namin lebih dari itu si seniman mendapatkan sebuah ilham karakter tersebut dari ratu neraka Aztec, Mictecacihuatl.

Ada altar kematian di sana

Jika anda berkunjung ke Mexico pada perayaan ini, anda akan menemukan altar di berbagai area di Meksiko, ketika perayaan tersebut berlangsung. Altar ini dibuat untuk memberikan hadiah kepada roh mereka yang mati. Ada banyak juga persembahan di altar ini seperti : makanan, foto, patung hingga piagam penghargaan.

Tengkorak-tengkorak akan “dimandikan” lagi

Kebiasaan ini terjadi di wilayah pomuch, berada di area tenggara Meksiko. Perayaan dia de Muertos nantinya semua orang akan mengunjungi makam kerabatnya dan kemudian mereka akan mulai membersihkan tulang di dalam makam tersebut. Tak hanya itu saja, warga nantinya juga akan memugar dan mengecat kembali nisan nya serta mendekornya dengan bunga-bunga yang indah.

Anjing tidak berbulu Meksiko

Anjing tersebut dipercaya orang Meksiko mempunyai sebuah koneksi akan perayaan Dia de Muertos. Jika nantinya anda melihat film animasi Coco, pastinya akan tahu anjing yang bernama Dante. Anjing tersebut masuk ke dalam ras Xoloitzcuintle.

Nama Xolotl itu sendiri diambil dari nama dewa petir dan niga nama dewa api Aztec. Dipercaya jika anjing-anjing dengan ras tersebut memiliki kewajiban untuk melindungi manusia dan mengarahkan jiwa yang telah meninggal ke dunia selanjutnya.

La Calavera Catrina, Bukan satu-satunya Karakter

Selain karakter dari La Calavera Catrina, ternyata ada salah satu karakter ikonik lain di festival ini bernama Santa Muerte. Penggambaran dari karakter ini membawa sabit layaknya malaikat kematian. Kehadiran karakter ini cukup kontroversial mengingat gereja Katolik disna tidak setuju dengan adanya Santa Muerte yang di puja-puja. Menurut keterangan aparat yang ada di sana, Santa Muerte dipercaya merupakan para pengedar narkoba dan kartel.

Perjalanan roh dilambangkan dengan kupu-kupu yang terbang

Hari perayaan kematian ini juga akan diikuti dengan fenomena migrasi kupu-kupu yang akan menuju selatan Meksiko. Berpuluh-puluh kilometer jarak yang ditempuh kupu-kupu ini untuk sampai ke tempat tujuannya. Warga meksiko mempercayai jika hewan kupu-kupu merupakan sebuah lambang dari roh kerabatnya dan perjalanan tersebut merupakan perjalanan bagi para roh.

Perayaan Dia de Muertos sering membawa masalah

Layaknya sebuah kota di negara lain, lahan penguburan di Meksiko sana sekarang sudah semakin menyempit. Hal itu yang kemudian memberikan masalah untuk penyelenggaraan perayaan ini.

Alhasil, pemerintah yang juga memutuskan penghuni malan harus diangkat satu hingga dua tahun setelah dikubur dan akan dikembalikan ke keluarganya setelah dikremasi. Bagi beberapa orang ini merupakan sebuah penghinaan kepada roh-roh yang sudah mati.

Perayaan Dia de Muertos juga momen tepat untuk Kejahatan

Ternyata selalu saja ada orang yang menggunakan kesempatan macam iki untuk berbuat jahat. Laporan disana yang mengatakan jika adanya peningkatan kasus pencurian setiap kali perayaan Dia de Muertos berlangsung. Beberapa warga malahan harus memutuskan berkunjung ke makam kerabatnya satu minggu sebelum perayaan ini di mulai untuk menghindari kasus kriminal ini. Sebenarnya di Indonesia, perasaan macam ini juga terjadi dan juga bisa anda lihat ketika lebaran tiba. Walaupun tidak sampai berpesta kostum, namun semangat menghargai roh atau keluarga yang sudah pergi tetap ada.

Bukan Merupakan Perayaan Halloween Versi Meksiko

Dengan dirayakannya perayaan ini yang hampir sama yaitu 31 Oktober untuk Halloween dan untuk tanggal 1 & 2 November untuk perayaan Dia de Los Muertos. Banyak juga yang mengira bahwa hari raya Meksiko ini merupakan sebuah perayaan atau festival Halloween versi meksiko. Selain juga dari sisi kostum yang identik dengan menggunakan dandanan hantu.

Padahal, dari segi ini perayaan, kedua hari saya tersebut yang memiliki perbedaan yang sangat kentara. Jika dia de Los Muertos mengingat keluarga yang telah pergi dengan cara berdandan seperti hantu atau arwah kematian. Sedangkan pada perayaan halloween orang-orang yang akan berdandan seperti hantu hanya agar terlihat seram.

Ditampilkan Juga Di Film Spectre (2015)

Selain menjadi sebuah inspirasi langsung dari film Coco yang diproduksi oleh Pixar dan Disney. Anda akn dapat melihat festival dari hari raya kematian ini di film Spectre yang merupakan salah satu film franchise James Bond.

Dalam film Spectre, walaupun ia yang bukan menjadi sebuah inspirasi utama yang ada di film tersebut, namun anda bisa melihat secara langsung perayaan Dia De Los Muertos dengan tampilan yang berbeda dibandingkan dengan film coco. Pasalnya, film coco itu sendiri merupakan sebuah film animasi.

Beda Negara Bagian, Beda Pula Tradisi Perayaannya

Layaknya Indonesia, meksiko pun termasuk salah satu negara dengan beragam tradisi atau heterogen. Maka tidak heran jika di tiap negara bagian khususnya di setiap tempatnya, peringatan hari rata kematian ini cenderung bervariasi dari satu tempat ketempat lainnya.

Misalkan saja, di daerah Mixquic, tradisi yang dilakukan di tempat ini adalah dengan menghiasi kota dengan rangkaian kertas dan bintang-bintang. Sementara di Patzcuaro, warga lokalnya akan melakukan perjalanan ke makam dengan menggunakan perahu berlampu dan lilin dengan melintasi danau di malam hari. Sepertinya akan menarik jika berkunjung ke Meksiko untuk menyaksikan festival Dia de Muertos. Tapi untuk anda yang akan kesanan tetap berhati-hatilah karena adanya laporan peningkatan kasus pencurian di negara tersebut.

Demikian itulah festival kematian yang sangat terkenal di Meksiko, hingga kisahnya dijadikan sebuah inspirasi dari film disney. Orang meksiko yang percaya jika arwah orang mati harus pergi ke surga, mereka sangat menghargai itu semua. Semoga informasi ini dapat berguna untuk anda yang ingin berlibur ke meksiko.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa